Pak Liber
PAK LIBER Di sebuah ruang yang dipenuhi buku, naskah-naskah, dan rasa ingin tahu, selalu ada seseorang yang memastikan setiap pengetahuan menemukan i…
Tak semua perjalanan harus ditempuh dengan tergesa-gesa. Ada yang perlu menepi, membaca, memaknai, atau mengubah arah sebelum akhirnya sampai pada sebuah rumah. Perpustakaan hadir laiknya rumah, tempat untuk datang dan pulang dalam riuh maupun sunyi, duduk, membuka halaman, dan memberi ruang bagi pikiran untuk bergelayut sejauh yang ia mampu. Tak ada bacaan yang terlalu sederhana, tak ada rasa ingin tahu yang perlu disembunyikan. Setiap upaya belajar memiliki waktunya sendiri. Di antara buku-buku yang terjaga dan keheningan yang akrab, kita saling merawat ruang ini: merawat buku, menjaga ketenangan, menghargai sesama, dan membiarkan pengetahuan berpindah dari satu hati ke hati yang lain. Sebab rumah bukan hanya tempat untuk bernaung, tetapi tempat kita diterima dan menerima, bertumbuh, dan ingin kembali.
PAK LIBER Di sebuah ruang yang dipenuhi buku, naskah-naskah, dan rasa ingin tahu, selalu ada seseorang yang memastikan setiap pengetahuan menemukan i…
Klasifikasi DDC 900–999 mencakup kelompok ilmu Sejarah, Geografi, dan Biografi . Kelas ini memuat karya-karya mengenai perjalanan peradaban manusia …
Setiap perjalanan selalu memiliki titik awal. Begitu pula Envirobooks. Gagasan ini berawal dari sebuah pertanyaan sederhana: mengapa perpustakaan h…
Casa Liber — Sauh di Tengah Riuh, Mekar dalam Teduh Perpustakaan SMP Negeri 2 Sambungmacan mengusung konsep co-working space dalam menaikkan level ke…
Fiksi Pemerkaya Jiwa Klasifikasi DDC 800–899 mencakup kelompok Kesusastraan dan Retorika. Kelas ini memuat ragam karya tulis imajina…


